Jumat, 22 Februari 2013

Pada Suatu Hari

Dear Ibu,

Aku sudah besar sekarang. 

Patah hati telah ku lewati.
Menjadi orang bodoh telah ku jalani.
Bahkan menjadi jahat pun sudah ku lakui.

Aku sudah besar sekarang.

Setelah ini apa?

Menikah.
Mendapat gadis kecil seperti dulu Ibu mendapatkan aku.

Dan melihatnya mengenal dunia.

Melihatnya akan patah hati.
Melihatnya belajar bodoh.
Melihatnya tahu apa jahat itu.

Dear Ibu,
Aku sudah besar sekarang. 

Pada suatu hari, aku akan mati.



Bandung, 
aku sepi. Februari '13






Selasa, 01 Januari 2013

circle


when I'm stuck.
and continue to seek the end of the black borders.

opposed.
budged.
wounded, recovered and another injured.

a circle.

waiting for the end of the black borders over.

and then ends.

such as life and death.
as it grows and then stopped.
groove.

ends.


bandung, 2 January 2013.
lingkaran.

Minggu, 06 Mei 2012

Pengecut Kimia


Diantara beribu kesalahan yang ku perbuat


Kamu yang paling terhebat


Melarutkan aku kedalam mimpi, membuat ku hidup jauh dari kenyataan


Kamu yang paling terhebat


Melarutkan aku kedalam tenang, membuatku hidup jauh dari sakitnya realita


Menyetubuhi kimia


Menghirup kimia


Menangisi realita


Hanya karena aku melakukan kesalahan itu lagi


Mencintamu dengan terlalu 


Berharap kamu pergi dari hatiku karena sudah sangat terlalu


Terlalu banyak kimia untuk melupakanmu...



Inna.Ina.Inna.Ina.
i wanna be a little kid again, 6 may 2012.

Jumat, 20 April 2012

KUBURAN

Kuburan.

dialog 

Anak :"Kuburan itu tempat kita semua sebagai manusia akan tinggal kan?"

Ibu : "Iya, itu tempat nanti kita berada kalo Tuhan sudah mencabut nyawa kita."

Anak : "Boleh aku bertanya lagi Bu?"

Ibu : "Apa sayang?"

Anak : "Apakah aku nanti terkurung di disana?"

Ibu : "Tidak. Kamu akan ke tempat selanjutnya, bahkan kematian pun adalah petualangan."

Anak : "Aku akan bertemu Ibu lagi?"

Ibu : "Iya... Ibu akan menunggu kalo Ibu mati duluan, dan kamu harus menunggu Ibu kalo kamu yang mati duluan"

Anak : "Sungguh? Apa nanti di petualangan setelah kematian Ibu masih akan sering pergi-pergi meninggalkan aku?"

Ibu : "Ibu tidak penah meninggalkanmu, Ibu itu kerja, mencari uang untuk kamu."

Anak : "Tapi uang sekolahku bukan Ibu yang bayar. Begitu pun tabunganku, sepatu olahragaku pun, seragam, bahkan makanan yang kumakan"

Ibu : "Ibu juga butuh uang sedikit untuk Ibu bahagia"

Anak : "Bahagia untuk selalu minum minum dengan teman-teman Ibu? Shopping untuk penampilan Ibu?"

Ibu : "Kamu itu anak kecil.. Kamu sayang Ibu tidak sih?"

Anak : "Aku tidak tahu. Aku bahkan jarang bertemu dengan mu. Itu yang aku tanyakan, Apakah sampai nanti kematian tiba Ibu pun masih akan tak peduli?"

Ibu : "Ibu peduli.."

Anak : "Aku tau, ini bukan Ibu yang bicara, tapi obat penenang Ibu, Aku tahu, besok Ibu pun akan lupa kita berbicara tentang ini"

Ibu diam, Menutup pintu kamarnya. 

Anak itu hanya meneruskan gambar kuburan di buku gambarnya.

inna.20april.2012

a DAUGHTER IN PAIN. 

Jumat, 13 April 2012

TENANG

malam ini Tenang menghampiriku, ku hanya berdoa bahwa Tenang takkan pergi.
ku butuh Tenang. Ku beli Tenang. Ku telan Tenang agar menyatu di tubuhku, darahku. 


aku mencari payungku yang hilang. masih mencari. masih basah oleh hujan. 
tapi kali ini aku Tenang. Pasrah. 


jika memang payungku sudah dimiliki orang lain, aku akan Tenang merelakannya. 


jika payungku kembali, aku akan Tenang menyambutnya.


Tenang mengalir di darahku malam ini


Tenang. 


innaalamsyah.14april2012.
kubeli tenangmu..

hitam

Dan lebih baik Seperti aku dan pikiran ku bilang kepadaku.
Itu jalanku, itu kesenanganku, itu yang buatku hidup.
Dan lebih baik lagi Aku memikirkan itu kembali.
Karena tak seorang pun di dunia bahkan TUHAN SETAN DAN MALAIKATNya mengerti.
Dan sangat lebih baik lagi Jika aku pergi sekarang. Seperti mimpiku dari kecil. Bunyi jam cepat sekali. Mengingatkan aku akan waktu.
Jadi sangat baik jika Malam ini juga aku menaiki kereta itu. Menjadi orang yang baru. Tanpa meminta satupun Manusia untuk mengerti. Tidak perlu ada yang mengerti. Aku hanya cukup disini. Aku sudah terlalu hitam, berbahaya.
Lebih baik Aku pergi sekarang.


***mungkin egois, tapi bukankah semua orang pernah dan sesekali harus egois? inna alamsyah. ke antariksa. Bulan April.
^

kamar baru

Pertama kali saya masuk kamar ini saya tidak bisa tidur hampir sebulan. Kamar ini kecil, cahaya matahari yang masuk berbayang oleh teralis dari jendela. Diatas tempat tidur saya menempelkan gambar rumah dan fotomu. Membuat senyum di wajah saya. Sudah 4 tahun saya akhirnya meniduri kamar ini. Terbiasa. Saya sering terbangun malam malam, sunyi. Saya mengkhayalimu. Gambar rumah itu dan kamu. Seperti satu keluarga yang selalu tertawa. Saya bersalahkah? Meninggalkanmu begitu saja? Tapi saya tersakiti dari pertama kali saya masuk kamar ini. Saya hanya mengingat kamu dan cinta. Saya tersakiti. Mereka tidak mengerti kenapa saya membunuh kamu di rumah itu. Dan saya terhukum di kamar ini. Gila. ihateyousomuch jakarta, 13 april