Selasa, 07 Februari 2012

menunggu untuk kehilanganmu, lagi.


Rasanya tak sanggup aku untuk bangun satu pagi lagi.
Satu pagi lagi, mengingat aku menunggu untuk kehilanganmu.
Satu pagi lagi, aku rasai takut menunggu untuk kehilanganmu.

Satu pagi yang kesekian kali aku memeluk dirimu sambil menunggu untuk kehilanganmu.

Aku tak sanggup hidup untuk bangun satu pagi lagi tanpa bisa melawan.
Kehilanganmu.

Samar.

Cintakah?

Pagi ini, aku tidak ingin menunggu untuk kehilanganmu lagi.

Aku putuskan untuk terkubur jauh dibawah tanah.
Indah. Aku tak perlu menunggu.

February 7th 2012. izzunna di antariksa.

Selasa, 24 Januari 2012

INSOMNIA (absolute abstract)


01:00 am

Aku tidur dengan mata terbuka lebar.
Aku tidur dengan melihat sinar lampu diatas kepalaku.
Aku tidur dengan dendam siang hari.
Aku tidur dengan badan lemah lunglai dan pikiran yang masih berlari.

01:45 am

Aku tidur dengan detak jantung yang berdisko.
Aku tidur dengan pertanyaan.
Aku tidur dengan imajinasi.
Imajinasi kamu di sebelahku.
Hahaha.. Bodoh..

02:15 am


Aku tidur dengan heran.
Aku tidur dengan dering telepon yang tak kunjung lowbatt.
Aku tidur dengan tertawa karena tidak bisa marah lagi.
Aku tidur dengan benar-benar heran.
Keheranan karena sifat-sifat manusia yang suka menilai.
Menilai dengan salah.

02:55 am


Aku tidur dengan api didada.
Aku tidur dengan gunting kuku di sebelahku.
Aku tidur dengan mulai tidak jelas berpikir.
Tidak jelas mau apa lagi?

05:00 am

Aku tidur dengan penantian
Menanti besok malam lagi..
Aneh ah..
Entah ah..


IA19072009. absolute abstract
*insomnia

photo by: david lachapelle

2 ibuku.

Dear Ibu,
Saya tidak tahu bagaimana perasaan Ibu tentang hidup Ibu selama ini.
Beritahu saya apakah Ibu ingin kembali dan menata kepingan-kepingan itu menjadi seperti yang Ibu mau?
Atau Ibu akan membiarkan seperti ini?

Saya pun tidak tahu tentang perasaan Ibu terhadap saya.
Saya sedang memikirkan Ibu dan hal-hal yang sepertinya Ibu inginkan saya menjadi.

Beritahu saya, kenapa?
Kenapa Ibu menangis ketika saya melakukan apa yang saya sukai?
Kenapa Ibu menangis ketika saya mencintai orang yang menurut Ibu salah?

Beritahu saya, apakah?
Apakah Ibu ingat hari ulang tahun saya?
Apakah Ibu tahu warna yang saya nikmati?

Beritahu saya mengapa?
Mengapa harus kecewa jika saya menjadi seperti saya sekarang ini?



*izunaizuna on august..
iloveyou mums.. =)

14 tentang inna dan ame'

1.Kita mendengarkan jenis musik yang sama.
2.Kita suka ketawa ngakak sampe sakit di dada dan takut meninggal gara-gara sesek.
3.Dan apa yang kita ketawain cukup abstrak dan hanya kita berdua yang mengertiiiiiii!!!!
4.Suka parkir di roof top cuman buat ngobrol plus ngayal plus ngeluh hahahahhaha...
5.Saling menghina....
6.Masih menyimpan foto kita di kamar... Kalo gue sih iya, terakhir gue ke kamar lo si foto gue masih ada, tapi udah lama bgt yeeee...
7.Nilai akademik SMP beda tipiiiiiissss...
8.Ga pernah memancing ribut satu sama lain....
9.Suka binatang..
10.Suka baca dan menulis..
11.Punya pikiran yang sama tentang teman SMP kita si Azan...
13.Kalo ulang tahun kadonya selalu telat ngasih.. Hahahha
14.Suka sendirian..

pergi.


Di pagi yang beku, Alice yang cantik terbangun dari tidurnya.
Ia terkejut bahwa dirinya telah pergi.
Tadi malam ketika ia tidur, dirinya masih ada tepat disebelahnya.
Ia tidak mengerti dan bertanya-tanya ada apa?
Apa salahnya?
Apa yang membuat dirinya meninggalkan ia begitu saja tanpa pamit?

Alice berlari-lari dengan telanjang kaki
Berlari-lari dengan detak jantung yang mendera keluar rumah mencari dirinya
Mengetuk semua pintu yang ada, dan bertanya kepada orang didalamnya “apakah anda melihat diri saya?”
Semua orang menggelengkan kepala mereka

Alice mulai menggila
Alice menangis
Alice dengan baju ungunya
Berlari-lari kembali kedalam rumah
Mencoba memutar semua nomor telepon yang ada
Bertanya dan bertanya dengan dada yang berdegup dan wajah yang mulai sinting

SINTING
Apa yang Alice lakukan sampai dirinya pun meninggalkan ia yang tidak tahu menahu

GILA
Ada apa dengan dirinya?

Alice yang manis
Tidak ada satupun manusia yang mengerti dan mencoba mengerti tentang Alice
Sampai pun dirinya tak mengerti dan pergi
Alice dengan baju ungunya
Terbaring memeluk tubuhnya
Dan berharap mungkin esok dirinya kembali

Oktober 18th 09 Ms.Inna Alamsyah (mungkin besok)

saya mati, kamu nangis gak?


Dia mengurung saya di dalam kotak kardus butut, tapi saya heran sudah saya tendang-tendang dari dalam kenapa kardusnya kuat banget sih? Apa tendangan saya ragu? Ah gak juga.. Perasaan nendangnya pake hati paling dalem deh.. Wah gila ini! Teganya dia kurung saya! Tapi enak juga dikurung,bosen liat dunia! Dunia semu, bawaan saya jadi maruk kalo liat yang sedap-sedap! Aduh, nafas saya sudah lemah, ah breng***!! Ada orang lewat ga sih? Saya udah meong-meong nih dari tadi. Nasib kayanya, kalo gak dikurung saya diusir-usir!! Sekarang saya mau di bunuh kali ya? Ah saya nyawanya 9,tapi udah kepake 6 sih, ya lumayan 3 nyawa gak bakalan mati saya!! Saya ciptaan Tuhan, saya diberi kekuatan. Tapi ini kok kardus keren banget sih sampe ribet banget nendanginnya. Sama aja dia pun ciptaan Tuhan, dia diberi hati yang tega-an. Tuhan adil. Makasih ya Tuhan.


INNA ALAMSYAH 3HARI SETELAH NATAL 2009
(saya mati kamu nangis gak?)

Dear kamu, kamu itu siapa?


Dia menertawakan biru di badan saya
Dia berfikir bahwa saya yang melukis biru itu sendiri
Dia itu sahabat saya

Dia memuji saya
Dia berfikir saya seorang yang kuat dan selalu tertawa
Dia itu teman saya

Dia berkata pada saya bahwa hidup saya enak
Dia berfikir saya gampang punya ini itu..
Dia itu tidak saya kenal

Dear sahabat, kamu benarkah sahabat saya?
Jika iya memang kamu sahabat saya, kenapa kamu tidak percaya?
Mungkin kamu tidak berdarah seperti saya mengeluarkan darah..

Dear Teman, terimakasih atas pernyataan mu.
Iya saya kuat karena saya sudah terjatuh,merangkak dan lalu menangis, sendirian.
Tapi kamu tidak melihat usaha mati-matian saya menghapus luka.

Dear kamu, kamu siapa?

IA Maret 30 2010.. (U should see my scars)